Penyerapan dari Bahasa Asing

Ada empat tempo penting dari hubungan kebudayaan Indonesia dengan dunia luar yang meninggalkan jejaknya bisa dilihat dari perbendaharaan kata Bahasa Indonesia.

1. HINDU (antara abad ke-6 sampai 15 M)

Sejumlah besar kata berasal dari Sanskerta (Indo-Eropa).

Contoh: samudra, suami, istri, raja, putra, pura, kepala, mantra, cinta, kaca

2. ISLAM (dimulai dari abad ke-13 M)

Pada tempo ini diambillah sejumlah besar kata dari bahasa Arab dan Perseia

Contoh: masjid, doa, kitab, suci, maaf, selamat, kertas

3. KOLONIAL

Pada masa ini ada beberapa bahasa yang diambil, di antaranya:

1. Portugis

contohnya:gereja, sepatu, sabun, meja, jendeladan

2. Belanda

contohnya: asbak, kantor, polisi, kualitas

4. PASCA-KOLONIAL

1. bahasa Inggris

contoh: konsumen, isu Dan ada juga

2. Neo-sanskerta

contohnya: dasawarsa, lokakarya, tunasusila

3. bahasa Tionghoa

contohnya: pisau, tauge, tahu, lontong, tauke, cukong

Leave a comment

No comments yet.

Comments RSS TrackBack Identifier URI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s